Saturday, May 30, 2009
Mau Masuk Surga, Jangan Minta Keadilah di Akhirat
Dianjurkan agar selalu istighfar. "astaghfirullah 3x.
usahakan 100x per hari
setiap akhir malam Allah menanti doa dan ampunan hamba2nya
jangan minta keadilan di akhirat, tapi mintalah rahmah Allah agar langsung masuk surga. Bagi orang bertaqwa
yang berinfaq saat lapang dan saat susah
mencontoh nabi:
*nabi selalu memberi orang yang meminta
*nabi tak pernah memarahi anak (laa tardhab) untuk kepentingan pribadi
*memaafkan manusia
*Allah senang dg manusia yg berbuat baik
*kalau salah langsung Istighfar
akan dapat balasan ampunan dan jannah/surga kekal di dalamnya
catatan ngaji, penceramah
Dr Muslih Abd Karim
di AlFauzien
ba'da shubuh di post pakai wifi masjid
Sunday, April 05, 2009
Orang Berkata n Bertindak Sesuai LatarBelakangnya
Asalkan perbedaan tersebut tak menyimpang dari AlQuran n Sunnah
Friday, March 27, 2009
(Belajar Jadi Kaya) Invest Keuntungan 1000%
invest di jalan Allah, belajar aja mulai invst 2.5%xgaji kotor tiap bulan. Itung2 belajar jadi orang kaya
matematika Allah minimal x10, ada juga x700, ada jg x~(tak terhingga) bhs arabnya ghairu(diluar) hisab(perhitungan)
sedekah/invest Rp.1.000 pd jalan Allah, Allah balas dg balasan minimal 10.000 (dlm bentuk uang jg/jasa/kesehatan/ilmu dsb)
bila lbh ikhlas bs jd dibls senilai 700.000
bila lbh ikhlas lg bs jd dibalas tak terhingg 7M, 700M ? Terserah Allah sampai diluar perhitungan matematika manusia.
btw trnyata msh ada ibu2 yg trlalu pilih2 dengar penceramah, sdh datang kok pulang batal mdengarkan.
padahal bila sbentar saja cuma ikutan duduk nguping, nggak ngapa2in, bahkan tertidurpun di majlis taklim akan mendapat ampunan dosa dan di sana banyak malaikat yg ikut menaungi manusia dg sayap para malaikat, shg hati mrk mrasa tenang bila duduk/hadir dalam majlis taklim(ilmu)
Wednesday, March 25, 2009
Rata-rata Panjang Tulisan
Halaman Majalah 4000
Artikel koran 5000-7500
1 Halaman buku saku 1500
karakter termasuk spasi
Tuesday, March 24, 2009
Kekuatan Senyuman
membahagiakan,
mengurangi beban,
menambah harapan,
memperlambat penuaan,
mengurangi kekhawatiran,
menambah kawan,
mengurangi lawan,
menjaga kesehatan
***
hasil renungan di ruangkerjaku,
ketika membaca sebuah buku,
hari ini jam 829
Tuesday, March 10, 2009
Agar Diterima Jadi Mantu, Perlu Gaji Berapa Sih?
Sumber dan dimuat di http://www.eramuslim.com/oase-iman/agar-diterima-jadi-mantu-perlu-gaji-berapa-sih.htm
Gaji, adalah salah satu dalih dalam menunda pernikahan, walaupun sudah bertemu akhwat yang saling suka, seperti kisah Dudung Melamar Sang Putri.
Si Dudung mencoba-coba memberanikan diri melamar sang putri yang berjilbab gaul tapi sopan, sang camer yang kumisan seperti satpam bertanya “Kamu Sudah kerja Belum? ”
“Sudah Pak” kata Dudung sedikit grogi
“Kerja apa?”
“Wirausaha Pak”
“Berapa Gaji sebulan?”
“Nggak Tentu Pak?”
”Hah Elu, Anak gue Mau elu kasih makan apaan?”
*****
Banyak sekali Dalih lainya dalam menunda Menikah bagi para Lelaki dan Bahkan Ikhwan bila sudah bertemu dan saling suka dengan wanita. Padahal Mereka kebanyakan tahu dan yakin dengan sabda nabi
..... Janganlah kamu tunda-tunda pelaksanaannya........Apabila wanita (gadis/janda) sudah bertemu laki-laki yang sepadan yang meminangnya (dan saling suka) (HR Ahmad)*
Tetapi….
Para lelaki tampak masih senang bermanja-manja dengan kenyamanan fasilitas dari Orang Tua. Mereka merasa berat meninggalkan kenyamanan tersebut, sehingga bermental “ayam sayur” ketika bertemu jodoh.
Penyebab para lelaki menunda menikah yang lainnya ialah :
Mereka Tak mau menerima kenyataan bahwa mereka sudah mendapat taqdir hidup di keluarga biasa saja, tetapi ingin menikah dengan cara mewah, sewa gedung, sewa EO dan sebagainya, penyebab lainnya lagi ialah takut menghadapi calon mertua, seperti cerita Adegan si Dudung menghadapi calon mertuanya.
Si Dudung mencoba-coba memberanikan diri melamar sang putri yang berjilbab gaul tapi sopan, sang camer yang kumisan seperti satpam bertanya “Kamu Sudah kerja Belum? ”
“Sudah Pak” kata Dudung sedikit grogi
“Kerja apa?”
“Wirausaha Pak”
“Berapa Gaji sebulan?”
“Nggak Tentu Pak?”
”Hah Elu, Anak gue Mau elu kasih makan apaan?”
“Ya Nasi Pak, Assalamualaykum..?” Kata Dudung dengan badan gemetar menahan kesal sambil Keluar Rumah, Ngibrit menemui Abangnya Kampleng
“Pleng, Gawat Sekarang Dunya Serba Matre, Pleng”
AlKisah berlanjut…
"ya ampun Dung, elu baru ditanya gitu aja sudah minder, besok-besok kalu elu mau ngelamar cewek, kudu ajak abanglu yang keren gini" kata Bang Kampleng
"iye pleng, gue suka minder kalau ditanya camer soal gaji" kata Dudung
"elu harus pinter diplomasi Dung, tapi diplomasi yang benar, jangan ngeles atau ngibul (berdusta), elu bilang dong Bahwa gaji saya memang tidak tentu per bulannya, walaupun begitu insya Allah gaji saya itu halal dan berkah. Allah akan memberi rejeki dari arah yang tak disangka-sangka. Lagipula orang yang bergaji tetap dan sudah punya anak juga bisa saja dipecat, bahkan PNS pun bisa dipecat pak.
Kalau saya selalu berusaha mencari rejeki yang halal sehingga berkah, yang Insya Allah akan membuat Bahagia anak bapak" kata kampleng sambil bergaya seperti pembicara seminar motivasi terkenal di tivi.
"iye ye, ngapain gue takut,tapi kalau babenya tetap mau punya mantu pegawai tetap gimane pleng?" kata Dudung
"itu tandanya: anda belum beruntung, coba lagi, hehe" kata kampleng sambil pamer gigi
"ah elu pleng, emangnye beli makanan berhadiah yang di dalam bungkusnya ada tulisan: coba lagi "
"ye begitu Dunya ini, kalau gagal coba lagi dengan cara musyawarah, kalau gagal terus, ya coba lagi pada calon-mertua yang lain" kata Kampleng
****
"bang, emang perlu gaji berape sih biar diterima jadi mantu?" tanya Dudung
"yaa.. Bisa sejuta (rupiah), sebulan, 10 juta atau gaji nggak tentu kayak elu, Dung, tergantung Jenis mertua yang bakal elu hadepin" kata Bang Kampleng
"wah calon mertua gue termasuk Jenis apaan ya?" kata Dudung, sambil memegang jidatnya yang agak jenong
"jadi gini Dung, yang penting bagaimana elu bisa menyamakan fikiran calon mertua elu dengan fikiran elu dan kenyataan penghasilan elu, yang lebih penting lagi elu bisa meyakinkan kesiapan mental menghadapi cobaan dalam rumah tangga, lalu membeberkan potensi yang elu punya sekarang yang bisa menjamin kehidupan anak istri di masa depan, lagipula ngga semua mertua menilai menantu dari gaji, elu santai aja, dan hangan menunda-nunda, barusan gue baru baca sabda nabi
*
Rasulullah Saw bersabda kepada Ali Ra: "Hai Ali, ada tiga perkara yang janganlah kamu tunda-tunda pelaksanaannya, yaitu shalat apabila tiba waktunya, jenazah bila sudah siap penguburannya, dan wanita (gadis atau janda) bila menemukan laki-laki sepadan yang meminangnya." (HR. Ahmad)
Jadi, setelah gue baca hadits itu, maka Keputusan elu melamar dengan modal tabungan yang ada sudah tepat, Dung, karena elu sudah punya cewek, Jadi nunggu apa lagi, kalau sudah saling suka, jangan ditunda-tunda, bisa dosa" kata Bang Kampleng
"oh gitu bang..., Makasih bang, Gue jadi siap mental nih, tabungan juga punya , mudah-mudahan aje gue ketemu calon mertua yang lebih mementingkan menilai agama, niat, iman dan amal perbuatan gue, pleng"
“Aamiin…” Kata Bang Kampleng sambil berdoa dan mengingat-ingat sabda Nabi yang tadi:
..... Janganlah kamu tunda-tunda pelaksanaannya........Apabila wanita (gadis/janda) sudah bertemu laki-laki yang sepadan yang meminangnya (dan saling suka) (HR Ahmad)*
Kenyataannya di Dunia Nyata, Ibadah yang banyak disukai orang ini sering ditunda-tunda dengan dalih mengada-ngada:
Masalah Dana dan Gaji, para lelaki sering minder alias nggak PD Soal rizqi, gentar bin ketakutan dengan tanggung jawab yang akan diemban, tapi dilain sisi:
Masih tetap doyan mesra-mesraan,
walaupun cuma lewat sms-an,
karena telanjur dicap "Ikhwan", oleh kawan kawan,
karena sering berbaju Koko di Badan
Begitulah Dunia Bro,
bro..(emangnye combro)...
Ketakutan soal dana ialah hal yang biasa, tetapi bukan yang Utama.
Kalau memang hanya punya dana 5 Juta rupiah maka menikahlah dengan dana 4 juta rupiah, Kalau hanya ada 3 juta, menikahlah dengan Dana tabungan 2juta. (kurangi 1juta sebagai dana cadangan tak terduga) asalkan sdh bertemu jodoh dan si wanita sudah siap dan menerima.” Kata Kampleng
"kalau si wanita nggak nerima?" Jawab Dudung dengan Sigap
"Cari wanita lain Jeck, (emangnye abang ojeck atau jeck lampu) :)
Cewek matre suruh ke laut aje, jadi nelayan... :)” Kata Kampeng dengan enteng.
“Selama ente taarufnye sekedar suka, nggak pake cinta berlebihan, dan nggak pakai mesra-mesraan, maka pindah ke lain hati menjadi mudah, lalau mutusinnya gampang (kan bukan pacaran,jadi tak perlu ada yang putus) bro…
Selama niat Ikhlash untuk ibadah, apabila dana tabungan yang cume 3 juta itu, bisa jadi kau akan mendapat pertolongan Allah menjadi senilai 30 juta bahkan lebih (bisa berupa uang, jasa atau barang), lewat hamba-hamba Allah lainnya seperti:
Ayah Ibu
paman
adik/kakak
teman
teman ngaji
teman bisnis
dan lain-lain, Dung,
tapi elu jangan sekali-kali ngarep (berharap) hal itu, ngandelin (mengandalkan) pertolongan hamba Allah lainnya apalagi sampe minta, bisa-bisa ente dikatain mental miskin,terhina walaupun nantinya sudah kaya.
Minta dan ngarep (berharap) saja cuma sama Allah.
Allah maha kaya, dan maha membolak balik hati/qalbu manusia untuk menolongmu. Termasuk Membolak Balik Hati calon Mertua yang kadang meminta pesta mewah atau membuat standard Gaji bagi Calon menantunya” Jelas Kampeng
Si Dudung menganggukkan kepala
Ditulis oleh: Anas Ayahara
ideanas.multiply.com
"Kisah-Kisah Unik" di Eramuslim.com
http://eramuslim.com/oase-iman/korban-nyeri-demam-blekberri.htm
http://eramuslim.com/oase-iman/minum-air-danau-ui-sampai-habis.htm
http://eramuslim.com/oase-iman/perumahan-mewah-yang-membenci-da-i.htm
http://eramuslim.com/oase-iman/pak-salman-pemimpin-impian.htm
semoga bermanfaat dan bertambah terus
Sunday, February 22, 2009
Zaki 3
Setelah Rina pergi
"Kamu cemburu ya..."
"ah nggak, siapa yang cemburu" jawab Lisa dengan bibir agak cemberut
"ya kamu... Hehe orang dia cuma dagang barang bagus, kenapa kamu menolak, siapa tahu, Allah menggerakkan kaki si Rina memberi kita petunjuk agar kita meminum kurma, mungkin saja kita bisa punya anak"
"sudahlah bang, jangan terlalu berharap, aku kan sudah beri kamu izin menikah lagi " jawab lisa
"bukan begitu kita wajib berusaha semampunya untuk kebaikan kita, soal menikah lagi abang tidak mau sama dia"
***
esoknya
Pak Zaki dan Istrinya pergi ke pengajian rutin bulanan ahad pertama. karena Musim hujan, pulangnya kehujanan, entah kenapa mereka lupa membawa payung, hujan begitu lebatnya, tiada sempat berteduh sudah basah, kepalang basah mereka melanjutkan berjalan kaki menuju rumah dalam keadaan basah kuyup bergandengan tangan, senyum-senyum dan bercanda mesra, mandi hujan, menginjak genangan air sampai menyiprat bagaikan tingkah anak kecil.
sesampainya di rumah, masih tersisa canda mesra, Pak Zaki mengunci pintu, dan langsung menuntun istrinya yang lepek basah kuyup dengan membaca bismillah mereka melakukan Ibadah yang hanya dibolehkan untuk suami istri.
Saturday, February 14, 2009
Kenapa FB mulai menggusur FS
0. FB bisa pilih publish public, teman dan individual seperti MP. Sdangkan Fs cuma public dan private saja
1. FB promosi gencar lewat berita tv.
2. FB bisa chating wlpn agak lemot
smoga MP jg bs:
bisa chating simple,
bs mbuat tawaran/fans tokoh, artis, buah2an, sepatu dll
shg mperluas pertemanan, tetap dengan tampilan website
Wednesday, January 28, 2009
Email Media Cetak
Majalah Komputer
redaksi@pcmedia.co.id
1. Republika:
Redaksi : redaksi@republika.co.id
Sekretariat Redaksi : sekretariat@republika.co.id
Webmaster ROL : webmaster@republika.co.id
2. Kompas:
* (1) opini@kompas.com
* (2) opini@kompas.co.id
* (3)kompas@kompas.com
3. Media Indonesia
redaksi@mediaindonesia.co.id
SINDO
redaksi@seputar-indonesia.comThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
1.
7. Jawa Pos
(1) editor@jawapos.com
(2) editor@jawapos.co.id
2.
8. Suara Karya
redaksi@suarakarya-online.com
Koran Tempo
ndewanto@mail.tempo.co.id
10. Majalah Tempo
hidayat@mail.tempo.co.id
Media Daerah Sumatera
(1) hariansinggalang@yahoo.co.id
1. Singgalang (Padang)
(2) kj_sgl@yahoo.com
2. Haluan (Padang)
(1) harian_haluan@yahoo.com.sg
3. Padang Ekspres (Padang)
(2) redaksi@padangekspres.co.id
(1) stres_tb@yahoo.com
4. Riau Pos (Pekanbaru)
(1) redaksi@riaupos.co.id
(1) budaya_ripos@yahoo.com
5. Waspada (Medan)
(1) redaksi@waspada.co.id
(2) waspada@waspada.co.id
6. Suara Indonesia Baru (Medan)
redaksi@hariansib.com
7. Batam Pos
redaksi@harianbatampos.com
8. Sriwijaya Post (Palembang)
(1) sripo@persda.co.id
(2) sripo@mdp.net.id
1. Waspada (Medan)
(1) redaksi@waspada.co.id
(2) waspada@waspada.co.id
2. SIB - Suara Indonesia Baru (Medan)
redaksi@hariansib.com
3. Batam Pos
redaksi@harianbatampos.com
4. Serambi Indonesia (Aceh)
(1) redaksi@serambinews.com
(2) serambi_indonesia@yahoo.com
5. Sriwijaya Post (Palembang)
(1) sripo@persda.co.id
(2) sripo@mdp.net.id
Media Daerah Jawa
1. Pikiran Rakyat (Jawa Barat)
beritapr@yahoo.com
berita@pikiran-rakyat.com
redaksi@pikiran-rakyat.com
info@pikiran-rakyat.com
2. Suara Merdeka (Jawa Tengah)
redaksi@suaramer.famili.com
3. Kedaulatan Rakyat (Yogyakarta)
redaksi@kr.co.id
4. Koran Bernas (Yogyakarta)
koranbernas@yahoo.com
5. Harian Surya (Jawa Timur)
surya1@padinet.com
6. Harian Duta Masyarakat (Jawa Timur)
dumas@sby.centrin.net.id
7. Surabaya Post (Jawa Timur)
redaksi@surabayapost.info
admin@surabayapost.info
Media Daerah Bali
1. Bali Post
balipost@indo.net.id
Media Daerah Kalimantan
1. Banjarmasin Post
banjarmasin_post@persda.co.id
bpostmania@telkom.net
2. Pontianak Pos
redaksi@pontianakpos.co.id
Media Daerah Sulawesi
1.Harian Fajar (Makassar)
fajar@fajar.co.id
Jawa
1. Pikiran Rakyat (Jawa Barat)
(1) redaksi@pikiran-rakyat.com
(2) info@pikiran-rakyat.com
2. Suara Merdeka (Jawa Tengah)
(1) redaksi@suaramerdeka.info
(2) naskah@suaramerdeka.info
3. Kedaulatan Rakyat (Yogyakarta)
redaksi@kr.co.id
4. Koran Bernas (Yogyakarta)
koranbernas@yahoo.com
5. Harian Surya (Jawa Timur)
surya1@padinet.com
6. Duta Masyarakat (Jawa Timur)
dumas@sby.centrin.net.id
7. Surabaya Post (Jawa Timur)
redaksi@surabayapost.info
admin@surabayapost.info
8. Radar Malang (Malang)
radarmalang@jawapos.co.id
9. Solopos (Solo)
redaksi@Solopos.Net.
10. Jawa Pos (Surabaya)
(1) editor@jawapos.com
(2) editor@jawapos.co.id
Bali
1. Bali Post (Denpasar)
balipost@indo.net.id
Kalimantan
1. Banjarmasin Post (Banjarmasin)
banjarmasin_post@persda.co.id
bpostmania@telkom.net
2. Pontianak Pos (Pontianak)
redaksi@pontianakpos.co.id
Sulawesi
1.Harian Fajar (Makassar)
fajar@fajar.co.id
Luar Negeri
Globe and Mail
comment@globeandmai l.com
Fax: 416.585.5085
Tel: 416.585.5528
National Post
jkay@nationalpost. com
Fax: 416.442.2209
Tel: 416.383.2300
Vancouver Sun
sunopinion@png. canwest.com
Fax: 604.605.2522
Tel: 604.605.2184
Georgia Straight
contact@straight. com
Fax: 604.730.7010
Tel: 604.730.7000
Tyee
editor@thetyee. ca
Tel: 604.689.7489
New York Times
oped@nytimes. com
Fax: 212.556.4100
Tel: 212.556.1831
The Washington Post
oped@washpost. com
Fax: 202.334.5269
Tel: 202.334.7471
Los Angeles Times
op-ed@latimes. com
Fax: 213.237.7968
Tel: 213.237.2121
San Francisco Chronicle
forum@sfchronicle. com
Fax: 415.543.7708
Tel: 415.777.1111
San Jose Mercury Times
opinions@mercurynew s.com
Fax: 408.271.3792
Tel: 408.920.5235
Seattle Times
opinion@seattletime s.com
Fax: 206.382.6760
Tel: 206.464.2132
Oregonian
oped@news.oregonian .com
Fax: 503.294.4193
Tel: 503.221.8389
South China Morning Post
luisa.tam@scmp. com
Fax: 852.2516.7478
Tel: 852.2565.2222
Straits Times (Singapore)
stforum@sph. com.sg
Fax: 65.6319.8289
Tel: 65.6319.5397
Daily Telegraph (UK)
dtletters@telegraph .co.uk
Sunday Telegraph (UK)
stletters@telegraph .co.uk
Guardian (UK)
letters@guardian. co.uk
comment.is.free@ guardian. co.u
sumber :dari google dan berbagai sumber
Sunday, January 25, 2009
Solehah, Kunci Disayang Suami
Jadi
bukan jaminan, sang suami akan sayang pada satu istrinya. Bila istri tidak soleh.
Suami akan membenci tidak-solehahan istri.
Suami yg soleh menyayangi istri yang solehah. Baik Monogami(mnyayangi istrinya), maupun poligami (menyayangi istri2nya).
bahkan pada pasangan poligami bisa berdampak positif buat karir dan pengembangan pribadi istri.
Istri yg poligami bisa mempunyai banyak waktu luang untuk:
merawat diri, atau
berkarir
menyalurkan hobi
menanam anggrek
memelihara ikan
menjahit
berbisnis.
karena tidak bertemu suami bbrp hari dalam seminggu maka, akan timbul rasa rindu yang lebih banyak dan nikmat.
istri sering merasa jemu dan capek bertemu dan melayani suami setiap hari.
sumber: dari web itb.ac.id
Sunday, January 11, 2009
(kisah) Menasehati Majikan
"Pak Lukman, tolong kamu sembelih kambing yang tadi saya beli, lalu kamu bawa kemari dua potong daging yang terbaik"
Pak Lukman pun taat memotong kambing pertama dan membawakan potongan Hati dan Lidah kambing.
"Pak Lukman, ada nggak yang lebih bagus dari hati dan lidah" tanya sang majikan
"nggak ada pak, dua potong inilah yang terbagus dari kambing itu" jawab Pak Lukman.
kemudian sang majikan memerintahkan kembali
"Kalo gitu, potonglah kambing satunya lagi dan berikan pada saya dua potong daging yang paling buruk dari kambing itu"
Pak Lukman lalu menyembelih kambingnya dan membawakan kepada majikannya potongan hati dan lidah.
" lho kok, kamu membawa potongan hati dan lidah juga" tanya sang Majikan
"dua potong daging inilah yang menentukan selamat atau celaka, baik atau buruknya perilaku makhluk Allah pak"
jawab Pak Lukman
doa MER-C PKS ACT DD Dkk
doa dan mdukung n simpati pd aksi org2/organisasi yg tdk banyak publikasi tapi lebih banyak aksi seperti:- *dokter2/aktivis di MER-C
- *Kader2/simpatisan PKS
- *kader2 ACT (aksi cepat tanggap) dompetdhuafa
- *baitul mal Hidayatulllah.com
- *wartawan2 yg jujur
- *penulis2 FLP yg mndukung kebenaran
- dll smua organisasi/org2 yg hanif/lurus/benar yg tak mungkin kusebutkan semua
dan semoga mereka terhindar dari segala bahaya fisik dan bahaya non fisik (ujub/merasa lebih berjasa dibanding jasa orang lain & Riya)
Monday, January 05, 2009
(kisah)Pak Parman Ayah Idaman
Beliau sangat sayang dan suka memberi nasehat kepada anak-anaknya.
Pak Parman Bekerja sebagai Supir pribadi di sebuah rumah di Pondok Indah yang memiliki 2 pembantu dan 2 satpam, setiap habis shalat subuh Pak Parman mencuci dan menyiapkan Mercedes Benz, tak jauh dari Pos satpam rumah.
Ketika itu Sang Majikan sedang mengerjakan hobinya, yaitu meminum Bir sampai mabuk bersama teman temannya, bahkan pernah kalah taruhan bisa disebut gila, "barang siapa meminum bir paling sedikit maka dia Kalah dan harus meminum air Danau UI sampai habis".
Ketika teman-temannya mulai menyalakan mesin mobil untuk mengajak ke Danau UI Depok, sang majikan sadar dari mabuknya dan berfikir betapa bahaya dan tak masuk akal bisa meminum air Danau sampai habis. Ia bingung bagaimana caranya agar bisa menghindari atau bebas dari taruhan tersebut.
Sang Majikan akhirnya memanggil sang supir :
"Pak Parman, bagaimana saya bisa bebas dari taruhan gila ini"
bersambung... Ngajar dulu
(kisah)Pak Parman Ayah Idaman
Beliau sangat sayang dan suka memberi nasehat kepada anak-anaknya.
Pak Parman Bekerja sebagai Supir pribadi di sebuah rumah di Pondok Indah yang memiliki 2 pembantu dan 2 satpam, setiap habis shalat subuh Pak Parman mencuci dan menyiapkan Mercedes Benz, tak jauh dari Pos satpam rumah.
Ketika itu Sang Majikan sedang mengerjakan hobinya, yaitu meminum Bir sampai mabuk bersama teman temannya, bahkan pernah kalah taruhan bisa disebut gila, "barang siapa meminum bir paling sedikit maka dia Kalah dan harus meminum air Danau UI sampai habis".
Ketika teman-temannya mulai menyalakan mesin mobil untuk mengajak ke Danau UI Depok, sang majikan sadar dari mabuknya dan berfikir betapa bahaya dan tak masuk akal bisa meminum air Danau sampai habis. Ia bingung bagaimana caranya agar bisa menghindari atau bebas dari taruhan tersebut.
Sang Majikan akhirnya memanggil sang supir :
"Pak Parman, bagaimana saya bisa bebas dari taruhan gila ini"
bersambung... Ngajar dulu
Sunday, January 04, 2009
(kisah) Pak Salman Pemimpin Masa Depan
Kisah Ini Bisa Terjadi Di Masa Kini,
Asalkan seperti Pak Salman yang mau meniru Nabi, para sahabat dan ulama pewaris nabi.
Pak Salman menang pilkada terpilih sebagai walikota yang merangkap bekerja sebagai peternak ikan lele.
Sebelumnya pak Salman rajin mengikuti pengajian rutin dengan niat ibadah menambah ilmu di sebuah jamaah pengajian rutin yang tidak mengharamkan dunia politik.
Karena rajinnya mengkuti kegiatan jamaah. Maka tak disangka dirinya terpilih menjadi calon walikota dalam sebuah Pilkada. Dan tak disangka-sangka bisa menang atas Izin Allah dan kerja sama yang solid dari tim suksesnya.
Kini Pak Salman mendapat dua penghasilan yaitu dari hasil penjualan ternak Lele di halaman rumahnya dan penghasilan dari gaji sebagai walikota.
Akibatnya,
Beliau menjadi punya kesempatan hidup bergelimang kemewahan, pulang pergi bisa dikawal Polisi Patwal. tetapi dirinya tidak mau bermewah-mewah. Pak Salman tak mau mengambil satu rupiahpun dari gajinya sebagai walikota.
Sehingga,
Uang Gajinya menjadi sering habis untuk kegiatan-kegiatan sosial, menyumbang anak yatim, menambal jalan-jalan berlubang , menumbang sekolah yang rusak dan lain-lain sesuai keadaan yang dilaporkan anak buahnya atau keadaan yang ditemuinya Langsung.
Suatu ketika, pak Salman ingin berbelanja dapur ke pasar, untuk mengindari pengawalan dan pujian yang berlebihan dari rakyatnya, Pak Salman terpaksa menyamar menjadi orang biasa berpakaian sederhana, berkacamata bening, memakai sendal Jepit, Pak Salman pergi ke pasar berjalan kaki tanpa pengawalan polisi, beberapa ratus meter menuju pasar, beliau bertemua seorang laki-laki dari kota lain yang baru pulang berbelanja sedang berjalan memikul barang bawaan sepertinya untuk dijual lagi. barang bawaan dua karung plastik yang lumayan berat yang membuat lelaki itu kelelahan.
Karena dia melihat pak Salman yang berpakaian sederhana, lalu lelaki itu memanggilnya
"pak. ..tolong bawakan barang ini sampai angkot 03 itu ya pak, nanti saya kasih upah"
Pak salman menurut saja, dia memikul salah satu karung tersebut ke punggungnya dan mereka berjalan bersama sama. di tengah perjalanan mereka berpapasan dengan rombongan orang. Lalu rombongan itu berhenti dan mengucapkan salam "assalamu'alaykum".
Lalu lelaki dan pak salman menjawab Salam "waalaykumussalam wr. Wb"
rupanya, salah seorang lelaki dari rombongan itu mengenali suara Pak Salman dan bergegas mendekati Pak salman yang saat itu memakai topi.
orang itu menatap serius wajah Pak Salman sambil berkata "eh pak salman ya...., biar saya yang bawakan pak, waduh masak Bapak walikota mau repot-repot membawa barang berat begini"
Pak Salman menolak,
Lelaki si pemilik barang tersentak kaget, dia baru sadar bahwa orang yang membantunya membawakan barang ialah Pak Salman ST sang walikota yang terkenal dermawan itu.
lelaki itu menjadi salah tingkah dan berusaha terus menerus meminta maaf atas kelancangannya dan mencoba menarik karung yang sedang dipikul pak salman.
tetapi Pak Salman menjawab "tidak usah, sebelum ku antarkan sampai angkot 03 itu" sambil tersenyum...
Subhanallah... Kok ada walikota yang begitu ujar lelaki itu yang baru saja mengucek-ucek matanya selesai bangun tidur.
@@@
kisah di atas hanya rekaan yang suatu saat bisa saja terjadi, bila ada kesamaan nama dan tempat hanya kebetulan belaka
Wednesday, December 31, 2008
(kisah) Warga Perumahan Mewah Yang Membenci Da'i (lanjutan)
Suatu saat selesai shalat jumat, tak jauh dari depan Masjid Pasar, Mas Darto bertemu segerombolan orang yang sedang mengeroyok seseorang
"sudah2, cukup2, ada apa"
"dia maling sepatu, pak Ustadz" jawab mereka
"sebentar bapak2, tahan emosi, kalau ada orang yang tidak kenal tercebur sungai dan tak bisa berenang, apakah bapak2 akan menolong orang itu?"
"ya secara reflek akan kami tolong"
"walaupun bapak tak kenal orang itu? "
"ya iya lah, kami orang baik2 pak ustadz"
"ya maka dari itu, janganlah bapak2 main keroyok orang maling sepatu ini, tapi ajari dia dan sadarkan dia lalu bersyukurlah pada Allah yang selalu menerima tobat dan memaafkan dosa "
"tapi, apa pak Ustad tidak benci maling begini?" tanya salah seorang pengeroyok
"ude hajar aja tuh maling" sahut pengeroyok lainnya.
"astaghfirullah, sabar-sabar, saya benci pada perbuatan malingnya, kalau maling ini menghentikan kebiasaan buruknya ini maka dia menjadi saudara saya" jawab pak ustadz Darto.
si maling yang tadinya nampak ngocol walau wajah sangarnya sudah biru di sekitar mata dan pelipisnya, mendengar perkataan mas darto itu tiba-tiba tertunduk berikut butiran air mata menetesi conblock.
dan dia berkata dan merengek seperti anak kecil "Pak Ustad saya mau bertobat dan saya mau shalat"
Esoknya di Mushala rumah mewah, datang seorang pemuda yang memohon
"pak ustadz! Ajari saya"
"assalamualaykum anak muda, tentu saya akan ajari dengan senang hati. Ingat ingatlah :
Ingat Allah ssaat kamu bahagia, maka Allah akan ingat kamu saat kau sengsara
jadilah pengajar atau pelajar atau pendengar
jangan sekali kali kau menjadi orang bodoh (yang tak mau belajar) karena hal itu bisa membuatmu celaka"
***
Kisah fiksi yang bisa jadi terjadi di masa kini
Monday, December 29, 2008
(kisah) Perumahan Mewah Yang Membenci Dai
Mas Darto, pemuda tampan, sederhana, cerdas, yang pernah menolak tawaran penjadi pejabat legislatif. Lebih menyukai menjadi penyeru kebenaran dan kebajikan.
Mas Darto senang memakai baju koko putih bersih yang selalu dicuci setiap hari oleh istrinya. Yang membuat mas darto terlihat berwibawa, apalagi dia berbadan tegap dengan postur tinggi bak peragawan.
Mas Darto bergabung dengan organisasi massa besar, yang bergerak di bidang dakwah dan pendidikan.
Beliau pernah dikirim untuk berdakwah di perumahan real estate yang elit di bilangan depok. Di sana dia bertemu masyarakat yang hidupnya bermewah mewah berlomba-lomba memamerkan harta dan mengumpulkan sebanyak-banyaknya.
Mas Darto berdakwah dengan cara rajin shalat berjamaah di mushola perumahan
elit itu. Selama 40 hari berturut-turut, dia berkenalan dan memantau situasi rakyat/warga di perumahan mewah tsb
Setelah 40 hari Mas Darto mulai mengenal beberapa orang di Mushala dan mulai ditawari menjadi Imam yang cuma dihari 5-6 orang saja. karena kaum laki di sana sibuk. Kalaupun hari libur lebih senang ke tempat wisata atau nonton TV Cable di rumah masing masing atau sibuk mencuci, memodif mobil mobil mewah mereka.
Hal dan keadaan tersebut membuat sedih Mas darto. Sehingga dia memperingatkan warga agar rajin shalat berjamaah di masjid. namun sebagian besar warga perumahan justru merasa tak suka dengan nasehat-nasehat mas Darto.
Karena ada pertentangan dua kubu yang pro dan kontra, namun lebih banyak yang kontra. Akhirnya Mas Darto mengundang rapat seluruh warga untuk hadir di Masjid dengan undangan yang ditanda tangani RW Setempat. Dan tak disangka banyak juga warga yang kontra/membencinya ikut hadir.
Mas Darto berpidato "Assalamualaykum, wahai warga perumahan Mewah. Engkau semua adalah saudara seagamaku, sebangsa dan senegara, saya heran , mengapa hadirin semua membenci saya?
Padahal saya tidak mengharap balas jasa anda semua,
nasehat saya insya Allah Berguna untuk semua
sedangkan nafkah dan belanjaku bukan dari anda semua.
saya tidak suka para ulama dan dai satu persatu pergi meninggalkan mushala perumahan ini akibat tak tahan mendapat sindiran kebencian. Sehingga sebagian warga disini yang bodoh agamanya menjadi tetap bodoh karena ditinggal ulama.
saya berharap semua warga menjadi bertaqwa. Mengerjakan perintahNya dan menjauhi laranganNya, berhati hati dalam bertindak dan bekerja sehingga terhindar dari harta haram dan dosa.
saya juga tidak suka melihat warga disini yang sibuk mengumpulkan harta sebanyak banyaknya, tetapi hartanya tidak dipakai di jalan kebaikan. Warga banyak yang mempunyai rumah mewah berharga ratusan juta sampai milyaran tetapi tidak di tempati. Kosong melompong ditempati bangsa jin-jin saja. Tidak laku dijual/dikontrakkan karena terlalu mahal.
hadirin, saya peringatkan sebuah sejarah
banyak bangsa yang sibuk membangun gedung dan rumah mewah dan mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya tetapi dalam waktu singkat Allah membuat harta mereka terkikis habis, cita-cita dan rumah mewah mereka hancur dan runtuh bagaikan kuburan."
mendengar pidato seperti itu, satu persatu warga menangis
Sunday, December 28, 2008
(kisah) Pak Salman, Pejabat Yang "Aneh"
Sebelumnya pak Salman rajin mengikuti pengajian rutin dengan niat ibadah menambah ilmu di sebuah jamaah yang tidak mengharamkan dunia politik.
Karena rajinnya mengkuti kegiatan jamaah. Maka tak disangka dirinya terpilih menjadi calon walikota dalam sebuah Pilkada. Dan tak disangka-sangka bisa menang atas Izin Allah dan kerja sama yang solid tim suksesnya.
Kini Pak Salman mendapat dua penghasilan yaitu dari hasil penjualan ternak Lele di halaman rumahnya dan gaji sebagai walikota.
Beliau menjadi punya kesempatan hidup bergelimang kemewahan, pulang pergi bisa dikawal Polisi Patwal. tetapi dirinya tidak mau bermewah mewah. Pak Salman tak mau mengambil satu rupiahpun dari gajinya sebagai walikota depok.
Uang Gajinya sering habis untuk kegiatan sosial, menyumbang anak yatim, menambal jalan berlubang , menumbang sekolah yang rusak dan lain-lain sesuai keadaan yang dilaporkan anak buahnya atau keadaan yang ditemuinya Langsung.
Suatu ketika pak Salman menyamar menjadi orang biasa berpakaian sederhana, berkacamata pergi ke pasar berjalan kaki tanpa pengawalan polisi, ada seorang laki-laki dari kota lain (parung) yang baru pulang berbelanja sedang berjalan memikul barang bawaan sepertinya untuk dijual lagi. barang bawaan dua karung plastik yang lumayan berat yang membuat lelaki itu kelelahan.
Karena dia melihat pak Salman yang berpakaian sederhana, lalu lelaki itu memanggilnya "pak. ..tolong bawakan barang ini sampai angkot 03 itu ya pak, nanti saya kasih upah"
Pak salman menurut saja, dia memikul salah satu karung tersebut ke punggungnya dan mereka berjalan bersama sama. di tengah perjalanan mereka berpapasan dengan rombongan orang. Lalu rombongan itu berhenti dan mengucapkan salam. Lalu lelaki dan pak salman mengucapkan jawaban Salam "waalaykumussalam wr. Wb"
rupanya salah seorang dari rombongan itu mengenali suara Pak Salman dan bergegas mendekati Pak salman yang saat itu memakai topi.
orang itu berkata "eh pak salman ya...., biar saya yang bawakan, waduh masak Pak walikota mau repot-repot begini"
pak Salman menolak,
Lelaki si pemilik barang tersentak kaget, dia baru sadar bahwa orang yang membantunya membawakan barang ialah Pak Salman ST sang walikota depok yang terkenal dermawan itu.
lelaki itu menjadi salah tingkah dan berusaha terus menerus meminta maaf atas kelancangannya dan mencoba menarik karung yang sedang dipikul pak salman.
tetapi Pak Salman menjawab "tidak usah, sebelum ku antarkan sampai angkot 03 itu" sambil tersenyum...
Subhanallah... Kok ada walikota yang begitu ujar lelaki itu yang baru saja mengucek-ucek matanya selesai bangun tidur.
Saturday, December 20, 2008
Kerja Bareng Expat
(1996) PT Sarana Teknindo Mutakhir
Sub Kontraktor Jalan Tol,nya PT CMNP
Kerja Dengan Jabatan Engineer di Kartunama.
lokasi Kantor: Jkt
Lokasi Proyek: Gerbang Tol Cilegon Barat
Hotel : Mambruk Resort Anyer
Duka:
Jam Kerja 630-1900. capek banget kerja full otot dan otak. Kerja bareng expat australi dan philipina.
si expat bule yang juga engineer (baru lulus), pemalu n anak mami tak mau ikutan kerja kasar n kotor.
sedangkan saya harus ikut kerja kasar angkat besi sensor yang beratnya harus diangkat bareng 5 orang kuli,
mengorek beton Jalan tol untuk dipasangi sensor yang akan dilindas truck, bus atau sedan sehingga bisa tahu Golongan Jenis kendaraan yang lewat oleh komputer
Bapak orang Philipina menyuruhku Manjat Untuk Memasang Lampu merah hijau di atap gerbang tol. lalu aku suruh saja Kuli banguan yang masang (kuli=Labour, kata expat philipin yang sudah ubanan) .
Suka:
sebelum berangkat kerja
Pagi-pagi bisa melihat pemandangan indah pantai anyer di halaman resort.
dengan angin n udara sejuk pantai yang
Banyak pohon kelapa yang rindang setinggi rumah dua lantai.
si Bule tetangga kalu pagi main in line skate. Bareng satpam resort yang patroli bersepeda berbaju biru tua
Pulang kerja nonton TV satelit di lantai bawah. Sayang si expat australi yang pemalu ngomong. Harus ditanya dulu baru ngomong. Padahal englishku lumayan. Aku dijadiin translator kalau di jalan.
Tiap Hari (bertiga +supir) naik new kijang pindah-pindah gerbang tol dan makan masakan padang di foodcourt karawaci supermall. Si bule yang meilih fried chicken melulu, nggak berani jajan indonesia.
lain dengan si bapak philipina yang sdh bisa bicara bahasa indo walaupun terbata-bata, di lokasi proyek,dia sering jajan tukang makanan (spt tukang getuk, tukang somay).
Hikmahnya sekeras apapun kerja dengan orang asing, dengan fasilitas lengkap
tetap saja
lebih nyaman kerja dengan bangsa sendiri.
pelajaran yang bisa ku ambil, kita harus bekerja sendiri, harus lebih rajin drpd orang asing, agar lebih sukses sehingga tidak lagi bisa diperintah orang asing.
